Otoritas pemerintahan China telah menghentikan perdagangan unggas, untuk menghindari penyebaran virus flu burung jenis baru H7N9, yang telah menewaskan 6 orang di Negeri Tirai Bambu tersebut.
Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengklaim sampai saat belum ada dampak yang masuk ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengakui bahwa beberapa produk unggas di dalam negeri seperti bulu angsa dan daging unggas masih rajin diimpor dari China. "Ini sedang kita telusuri seperti bulu angsa dan daging juga lainnya yang mana dan berapa besar dan bagaimana itu nanti," imbuh Mantan Komnas Flu Burung tahun 2006 hingga 2010 ini.
Saat ini pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan badan zoolosis (penyakit hewan) guna menyikapi dan menyelidiki beberapa produk unggas yang didatangkan dari China. "Kita akan mencermati seperti soal importasi bulu angsa. Tetapi bukan hanya itu saja, komite Zoolosis juga akan dilibatkan untuk bisa mengelola ini," katanya.
(wij/hen)











































