Ini dia 10 Pajak Aneh yang Diterapkan di AS (2)

Ini dia 10 Pajak Aneh yang Diterapkan di AS (2)

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 08 Apr 2013 16:15 WIB
Ini dia 10 Pajak Aneh yang Diterapkan di AS (2)
Jakarta - Pajak adalah salah satu sumber pendapatan negara. Layaknya cukai, pemerintah di suatu negara mengenakan pajak untuk beberapa produk agar uang yang dihasilkan dari pajak tersebut dijadikan sebagai kas negara.

Sejatinya, pajak dikenakan untuk produk atau hal-hal yang wajar. Namun, di beberapa negara, pemerintah mengenakan pajak untuk hal-hal yang tak masuk di akal.

Dikutip dari DailyFinance, Senin (8/4/2013), ada 10 pajak aneh yang diterapkan di negara bagian Amerika Serikat (AS). Apa saja? Klik tautan di bawah ini untuk mencari tahu.

5. New York: Pajak Rumah Berhantu

Bagi beberapa keluarga, mengunjungi rumah hantu saat Halloween adalah sebuah tradisi. Namun, berhati-hatilah di kota Big Apple ini jika anda mengunjungi rumah hantu anda akan dikenakan pajak dulu. Ingin merasa takut saja harus bayar pajak dulu.

4. New York: Pajak Bagel

Tanyalah penduduk New York apa bagel terenak di kota tersebut dan anda akan mendapat jawaban yang tidak terlalu bersemangat. Berhati-hatilah memilih tempat untuk makan. Ketika pelayan toko memotong bagel, maka bagel tersebut dianggap sudah jadi walaupun anda tidak meminta untuk tambahan krim keju, dan roti itu sudah kena pajak. Hasilnya, para pecinta bagel harus membayar sebanyak 8-9 sen lebih banyak tiap bagel.

3. Texas: Pajak Barang Fashion

Para pecinta fashion di Texas harus membayar lebih untuk beberapa jenis pakaian atau barang fashion saat ini. Membeli sabuk tidak dikenakan pajak, namun jika anda membeli gesper sabuk maka akan dikenakan biaya. Sepatu koboi dan sepatu hiking tidak dikenakan pajak, namun boot karet dan sepatu mendaki dikenakan pajak.

2. Wisconsin: Pajak Kue

Sebelum Oktober tahun 2009, kue eskrim kena pajak hanya di restoran atau di toko yang menjual kue sejenis. Saat Wisconsin menjadi anggota dari Perjanjian Pajak Penjualan, kue eskrim dan eskrim batangan dikenakan pajak saat si mana penjual menghidangkannya dengan beberapa peralatan makan. Namun, si penjual yang membuat eskrim tersebut tidak akan dikenakan pajak jika tidak dihidangkan bersama peralatan makan dan serbet.

1. Washington: Pajak Menari

Pada tahun 1960-an, Washington menambahkan pajak penjualan untuk barang-barang yang dalam aktifitas bisnisnya memberikan kesempatan kepada pelanggannya untuk menari. Menurut ABC News, banyak pengusaha di Washington yang mengeluh akibat aturan tersebut. Anggota legislatif sendiri mempertimbangkan untuk mencabut aturan tersebut.

Para pendukung atas pencabutan aturan pajak tersebut mengatakan, yang harus seharusnya dikenakan pajak adalah cafe atau bar tempat banyak orang berjoget ria, bukan tempat stadium olahraga yang sering menggelar konser di mana orang-orang biasanya berjingkrak. Baru-baru ini Century Ballroom di Seattle menerima tagihan pajak sebesar US$ 250.000 karena tidak mematuhi aturan tersebut.
Halaman 2 dari 6
(zlf/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads