Opsi yang dirancang yakni mengkorversi utang Merpati senilai Rp 6 triliun dengan kepemilikan saham. Langkah ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu ke Komisi VI DPR-RI.
Namun jika upaya penyelamatan Merpati dengan skema tersebut tidak desetujui DPR, Dahlan menyebut pilihan terakhirnya adalah maskapai pelat merah ini harus ditutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dahlan, jika DPR menyetujui opsi konversi utang untuk menyelamatkan Merpati, maka Kementeriannya juga sedang merancang langkah-langkah strategis pasca opsi penyelamatan Merpati disepakati atau opsi menutup Merpati andaikata tidak disetujui DPR.
"Deputi menyiapkan kalau DPR menyetujui. Paling nggak 1 minggu sudah jadi," tambahnya.
Sambil menunggu program penyelematan Merpati dan persetujuan di DPR, Merpati tetap diberi kesempatan berbenah. Kondisi ini, menurutnya juga pernah dialami Garuda Indonesia. Namun, untuk opsi di gabung menjadi anak usaha Garuda Indonesia, Dahlan dengan tegas menolaknya karena akan membebani keuangan Garuda.
"Garuda bisa terjadi (sehat) juga menjalani proses sama," pungkasnya.
(hen/hen)











































