"Sistemnya pakai smart card nggak bisa ada pungli dan calo. Konsep kita ingin memberikan fasilitas lebih baik, kemudahan dan kenyamanan di terminal. Dijamin nggak akan ada calo, kan semuanya pakai sistem nantinya," kata Kepala Satuan Operasional Terminal Bus Terpadu Pulogebang Umbul Gunawan, saat bercerita kepada detikFinance, di Terminal terpadu Pulogebang, Jakarta Timur yang dikutip Kamis (11/4/2013).
Dia menjelaskan, nantinya semua pelayanan di terminal ini akan menggunakan sistem elektronik seperti pembelian tiket. Tak hanya itu, semua layanan pun akan terpantau di layar LED di setiap lantai di seluruh Terminal Terpadu Pulogebang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umbul menyebutkan, terminal ini menyediakan 13 jalur dalam kota dan 28 untuk peron bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan jumlah kendaraan sebanyak sekitar 4000 bus dan sekitar 242 Perusahaan Otomotif (PO), diantaranya Sinar Jaya, Dedi Jaya, Dewi Sri, dan lain-lain.
"Konsepnya antara penumpang dan kendaraan tidak berbaur di emplacement. Arus penumpang hanya di lantai mezanine, sementara di lantai 2 hanya diperuntukkan untuk arus keluar masuk kendaraan," paparnya.
(/)











































