Induk KFC, Yum Brands, melaporkan penurunan penjualan sebanyak 13% di akhir Maret untuk jaringan restorannya di China. Turunnya omzet ini gara-gara kasus flu burung yang kembali merebak.
Seperti dikutip dari CNBC, Kamis (11/4/2013), penjualan Yum Brands terbesar selama ini disumbang dair cabangnya yang ada di China, di mana pemilik waralaba makanan cepat saji ini punya lebih dari 5.300 restoran yang tersebar di seluruh negeri tirai bambu tersebut.
Yum Brands juga sudah mendapat kendala yang mempengaruhi penjualannya tahun lalu, yaitu soal kebersihan dan keamanan makanan yang disajikan dipertanyakan oleh pemerintah setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ang/dnl)











































