Kasubdit Pengadaan Tanah Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Heri Marzuki mengatakan, hingga saat ini, perkembangan pembebasan lahan untuk tol Trans Jawa masih mencapai 51%, padahal pembebasan lahan ini sudah dimulai tahun 2007.
"Pembebasan lahannya sudah 51,4%. Jadi ada beberapa ruas yang sudah 100%," kata Heri saat acara temu wartawan di Kantor Kementerian Pekerjaaan Umum, Jalan Patimura 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harapkan 2014 selesai pembebasan lahannya Trans Jawa. Itu harus," tambahnya.
Dikatakan Heri, setelah pembebasan lahan rampung, konstruksi pun dapat dilakukan dengan lebih lancar. Tak membutuhkan waktu yang begitu lama untuk melancarkan proses konstruksi. "Konstruksi itu paling 2-3 tahun," singkatnya.
Sementara itu, perkembangan pembebasan lahan untuk ruas tol yang lain ialah Pejagan-Pemalang (29,89%), Pemalang-Batang (1,82%), Batang-Semarang (3,34%), Semarang-Solo (36,43%), Solo-Mantingan (73,38%), Mantingan-Kertosono (43,27%), Kertosono-Mojokerto (84,31%), Mojokerto-Surabaya (55,75%).
(zlf/hen)











































