"MRT kita harus mengerti. Itu sudah 24 tahun direncanakan," tutur Jokowi kepada detikFinance di Balai Kota, Jakarta, Jumat (12/4/2013).
Jokowi menjelaskan, kendala terbesar yang dihadapi adalah persoalan perizinan dan administrasi. Hal ini, sangat mengganggu proses eksekusi MRT Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beda dengan perizinan dan administrasi, skema pendanaan untuk membiayai mega proyek senilai Rp 15 triliun sudah selesai. Porsi pembiayaannya yakni, pemerintah pusat telah setuju menanggung biaya 49% dan Pemprov DKI menanggung 51%.
"Nggak ada masalah, kalau itu sudah keluar. Menteri Keuangan sudah setuju. Pendanaan JICA nggak ada masalah," paparnya.
Seperti diketahui, MRT Jakarta akan dibangun 2 tahap yakni tahap I untuk rute Lebak Bulus-Bundaran HI, dan tahap II untuk rute Bundaran HI-Kampung Bandan.
(hen/dnl)










































