Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pedagang daging sapi Zein saat ditemui detikFinance di Pasar Sungai Bambu Jakarta Utara, Senin (15/04/2013).
"Trend harga saya perkirakan masih cukup tinggi dan tetap di angka Rp 95.000/kg. Rp 95.000/kg ini tinggi loh, harga normalnya Rp 70-75.000/kg. Kalau tidak ada tindakan antisipasi harga daging melonjak hingga Rp 125.000/kg menjelang Ramadhan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Malaysia dan Singapura harga Rp 45-50.000/kg jauh lebih murah padahal kita sama-sama impor," imbuhnya.
Ia pun menegaskan harus ada tindakan tegas dari pemerintah untuk mengembalikan harga daging sapi menjadi normal. Selain tentunya menambah pasokan yang langsung dirembes ke pasar, ia meminta pemerintah menindak tegas oknum-oknum yang bermain sehingga harga daging terus mahal.
"Kita minta ditambahkan kuota (impor) dan harga dinormalkan kembali. Ini (harga Rp 95.000/kg) terlalu mahal. Kalau di angka Rp 70-75.000/kg mereka (pembeli) masih kuat konsumsi daging. Negara lain juga sama impor tetapi harga mereka jauh lebih rendah dibandingkan kita. Kenapa di Indonesia sampai 100.000 seperti ini? Karena mungkin mata rantai terlalu banyak di Indonesia. Oleh karena itu rembes langsung ke pasar biar transparan," tutupnya.
(hen/hen)










































