"Emas tidak akan turun terus, karena orang akan beli. Pasti orang akan beli. Saatnya beli sekarang, harga lagi turun," kata Presiden Direktur PT Freeport Indonesa Rozik Boedioro Soetjipto di kantornya, Jakarta, seperti dikutip, Rabu (24/4/2013).
Rozik menceritakan, di tahun 1990 lalu harga emas masih sekitar Rp 250 ribu-Rp 300 ribu per gram. Kemudian harga terus naik di 2003, dan 2007 mencapai titik harga tertinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, pekan lalu harga emas sempat menyentuh level terendahnya dalam 2 tahun, meski saat ini perlahan mulai naik lagi.
Jatuhnya harga emas disebabkan karena investor menjual emasnya di tengah informasi melambatnya perekonomian China. Aksi jual emas juga terjadi karena bank sentral Siprus menjual 14 ton emasnya untuk mendapatkan dana segar menyelamatkan negara itu dari krisis perbankan.
Aksi jual emas bank sentral Siprus menimbulkan kekhawatiran investor, harga emas akan jatuh tajam.
(dnl/ang)










































