Kabar yang beredar yang lolos dalam seleksi calon Dirjen WTO adalah wakil dari Brasil yaitu Roberto Carvalho de AzevΓͺdo dan wakil dari MeksikoHerminio Blanco
Menko Perekonomian Hatta Rajasa, yang juga Plt Menteri Keuangan mengungkapkan penyebab kegagalan Mari Elka Pangestu dalam pencalonan Direktur Jenderal WTO. Menurutnya ada unsur lobi dan kubu-kubuan dalam pemilihan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hatta menuturkan, untuk masuk ke blok Eropa ataupun Amerika Serikat (AS) memang tidak terlalu mudah. "Lobi sudah serius kita. Tapi ini soal blok, orang latin Amerika ya dukung latin Amerika. Kalau ASEAN ya dukung Mari," jelasnya.
Hatta menyatakan akibat peta kubu seperti itu, maka kurangnya dukungan secara kuantitas kepada Mari Pangestu. Meski demikian, Hatta menilai pertarungan yang dilakoni Mari sudah sangat bagus.
"Artinya kita tidak cukup dukungannya. Tapi kan kita sudah fight, berusaha, masuk beberapa kali putaran, eliminasi masuk 8 besar, 5 besar, sekarang mau ke 2 besar belum berhasil," sebut Hatta.
Apalagi secara kompetensi, Hatta mengakui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini jauh mengungguli kandidat lainnya. "Kalau kompetensi Mery (Mari Pangestu) jauh lebih kompeten," pungkasnya.
(hen/hen)











































