"Jadi jalan lintas timur Sumatera masih ada 91 km jalan yang belum mantap dan itu menyebar. Seperti ada 60 km jalan yang menyebar ke Riau yaitu Sibirida tetapi kerusakan masih bersifat on going. Aceh juga ada tetapi sedikit juga Jambi dan Indralaya (Palembang) tetapi ini semua sudah ditangani sehingga akhir tahun 2013 ditargetkan sudah selesai. Kita akan mempercepat padahal maksimum target untuk selesai tahun 2014," jelas Djoko saat melakukan diskusi dengan media di Restoran Siang Malam di Lampung, Jumat (3/05/2013).
Menurut Djoko kondisi kurang mantapnya jalan lintas timur Sumatera dinilai cukup wajar. Dikatakan dia karena kuatnya arus transportasi dari Bakauheni (Lampung) menuju daerah lain di wilayah ini. Untuk itu pihaknya segera melakukan pengerjaan perbaikan jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahun 2013 sendiri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menetapkan anggaran sebesar Rp 393,43 miliar khusus untuk penanganan jalan lintas timur Sumatera. Dari pagu anggaran itu, alokasi pemeliharaan berkala atau rehabilitasi jalan sebesar Rp 15,56 miliar dan rekonstruksi/peningkatan struktur jalan sebesar Rp 46,73 miliar.
"Beberapa bagian jalan kita lakukan penyempurnaan jalan baik menggunakan peralatan maupun melalui mekanisme pemeliharaan. Kita ini jelas ada pemeliharaan rutin, berkala dan rekonstruksi baru tentunya. Umumnya jika yang perbaiki itu permukaan jalan dan pondasinya," katanya.
(wij/ang)










































