Ini 10 Sembako Impor di Tiga Bulan Pertama 2013 (2)

Ini 10 Sembako Impor di Tiga Bulan Pertama 2013 (2)

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 03 Mei 2013 12:50 WIB
Ini 10 Sembako Impor di Tiga Bulan Pertama 2013 (2)
Jakarta - Masuknya barang impor ke dalam negeri seperti sudah tak terbendung. Selain produksinya yang tidak cukup di dalam negeri, masyarakat juga sudah mulai doyan atas pangan impor.

Apalagi terkait dengan barang-barang sembako. Sebut saja seperti bawang putih, bawang merah, kentang, teh hingga beras impor bukan lagi menjadi berang langka jika ditemukan di Indonesia.

Padahal seperti bawang merah. Rasanya sulit mencari alasan kenapa jenis ini masih diimpor. Sebab dimungkinkan untuk produksi massal di tanah air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Jumat (2/5/2013), ada 10 produk sembako yang masih diimpor dari negara lain selama kuartal I tahun 2013.



5. Kentang

Ada 10.444 ton atau senilai US$ 6,9 juta kentang yang masuk ke dalam negeri pada kuartal I (Januari-Maret) 2013. Kentang impor paling banyak adalah dari Kanada dengan volume 4.872 ton atau US$ 3,01 juta.

Kemudian Australia juga mengekspor kentang ke Indonesia sebesar 4.128 ton atau US$ 3,01 juta. Selain itu Cina 1.247 ton atau US$ 717 ribu dan Inggris 197 ton atau US$ 166 ribu.

4. Cabai

Impor cabe pada kuartal I tahun ini adalah sebesar 700 ton atau senilai US$ 684 ribu. Cabe yang diimpor berasal dari dua negara Asia yaitu Thailand atau Cina.

Thailand memberikan andil volume sebesar 386 ton atau US$ 371 ribu. Cina mencatatkan volume impor sebesar 314 ton atau US$ 312 ribu.

3. Biji Gandum dan Meslin

Impor Biji Gandum dan Mesilin pada kuartal I 2013 sebesar 1,3 juta ton atau US$ 501 juta. Negara importir terbesar adalah Australia dengan volume 992 ribu ton atau US$ 375,5 juta.

Kemudian Kanada sebesar 248 ribu ton atau US$ 104,3 juta, Singapura 30 ribu ton atau US$ 9,87 juta, India 28.870 ton atau US$ 9,5 juta, Pakistan 3473 ton atau US$ 1,08 juta.

2. Kedelai

Kedelai impor yang masuk ke dalam negeri pada kuartal I 2013 adalah sebesar 234,9 ribu ton atau US$ 145,9 juta. Amerika Serikat masih menjadi yang terbesar mengimpor kedelai dengan volume 225 ribu ton atau US$ 139,2 juta.

Kemudian Malaysia dengan volume 5581 ton atau US$ 4,4 juta, Argentina 1.719 ton atau US$ 981 ribu, Ukraina 1.189 ton atau US$ 751 ribu dan Paraguay 504 ton atau US$ 294 ribu.

1. Beras

Beras yang merupakan makanan poko masyarakat Indonesia memang mesti terjaga dari sisi pasokannya. Inipun cenderung menjadi alasan pemerintah untuk terus mengimpor beras.

Pada 3 bulan pertama 2013, ada 114 ribu ton atau US$ 62,6 juta beras yang diimpor. Impor beras terbanyak adalah dari Vietnam sebesar 60.250 ton atau US$ 34,3 juta. Selanjutnya Thailand dengan 18.700 ton atau US$ 12,8 juta, Pakistan 19.170 ton atau US$ 7,5 juta.

Selain itu juga ada beras India 15.927 ton atau US$ 7,5 juta, Amerika Serikat sebesar 173 ton atau US$ 226 ribu dan beberapa negara lainnya yang terhitung sebesar 47 ton atau US$ 143 ribu.
Halaman 2 dari 6
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads