Bank Mandiri Pertimbangkan Debt to Equity pada Merpati
Rabu, 13 Okt 2004 17:10 WIB
Jakarta -
Bank Mandiri mempertimbangkan akan melakukan Debt to Equity di PT Merpati selama 5 tahun. Namun sebelumnya, Bank Mandiri masih akan mengkaji rencana bisnis PT Merpati."Karena ketentuan memungkinkan kita melakukan debt equity selama 5 tahun," kata Dirut Bank Mandiri ECW Neloe kepada wartawan usai diskusi ekonomi di Blora Center, Jl. Telukbetung, Jakarta, Rabu (13/10/2004).Neloe menjelaskan, sebelum menempuh kebijakan tersebut Bank Mandiri terlebih dahulu akan melihat rencana bisnis PT Merpati. Termasuk juga apakah dengan jalan debt to equity itu Merpati bisa bergerak normal atau tidak. Seandainya ternyata Merpati tidak bisa berjalan normal maka perlu dilihat contingency plan-nya.Seperti diketahui, PT Merpati, saat ini membutuhkan injeksi modal Rp 600 miliar. Dana itu diperlukan untuk menutup utang-utangnya kepada pemerintah, Bank Mandiri dan Garuda.Menyangkut rencana bisnis dari Merpati, Neloe mengatakan, pihaknya mengharapkan Merpati mengubah rute-rute penerbangannya. Sebab rute penerbangan Merpati saat ini sama dengan rute maskapai lain. Pasalnya, hal itu akan memungkinkan Merpati memperoleh profit."Jadi mereka harus menetapkan strategi-strategi dalam berusaha dan mereka harus meningkatkan efisiensinya. Apa lagi Merpati telah memiliki karyawan dan kantor cabang yang banyak," tutur Neloe.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































