Layaknya mesin ATM, calon penumpang bisa membeli tiket dengan cara memasukkan uang tunai kemudian menentukan stasiun yang akan dituju melalui layar sentuh. Selanjutnya, mesin akan mengeluarkan tiket.
Ketika ada uang lebih, mesin ini, akan menggembalikan sisa uang calon penumpang secara otomatis melalui mesin yang sama di pintu keluar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pakai kartu (e-money), credit card, uang biasa," tutur Arief di Madiun Jawa Timur, Senin (6/5/2013).
Untuk masuk ke peron monorel, penumpang cukup menempelkan tiket pada sensor yang ada di pintu otomatis. Namun, Arief mengaku untuk harga tiket belum diumumkan secara resmi tetapi konsepnya berdasarkan jarak per stasiun.
Selain teknologi tiket, Telkom juga memasok peralatan wifi dan signing sebagai pendukung sistem monorel Jabodetabek yang dibangun oleh konsorsium BUMN.
(hen/hen)











































