Direktur Utama LEN Abraham Mose menuturkan meskipun kontrak pengembangan MRT di Singapura relatif kecil, namun hal tersebut menunjukan kepercayaan terhadap kemampuan LEN.
"Untuk railway, kita kerjakan proyek MRT di Singapura. Itu masih kerjasama dengan Alstom. Nilai kecil, tapi paling tidak kemampuan kita, sudah diakui untuk pembangun MRT. Itu tahun 2011," tutur Abraham di Hotel Sahid Jakarta, Selasa (14/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita punya kemampuan computer based control train. Itu kontrol perjalanan kereta secara computerize," tegasnya.
(hen/hen)











































