Direktur Utama Pegadaian Suwhono mengatakan, penampakan emas produksi Pegadaian dan Peruri ini sama dengan emas produksi Antam, yang membedakan hanya logo.
"Sama saja dengan Antam, karat sama, bentuk sama cuma logonya saja yang beda," kata Suwhono usai penandatanganan MoU, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, selain lebih memberikan pilihan kepada masyarakat dalam membeli emas batangan, pihaknya juga berharap dengan adanya produksi emas sendiri bisa lebih mempercepat pencapaian kinerja perusahaan.
"Dengan memproduksi sendiri, kami bisa lebih mempercepat pencapaian kinerja pegadaian. Masyarakat juga bisa memilih mau beli emas Antam atau punya kita, biarkan masyarakat memilih," ujarnya.

(dru/dru)











































