Contoh Kereta Monorel DKI Akan Dipamerkan Juni 2013

Contoh Kereta Monorel DKI Akan Dipamerkan Juni 2013

Ray Jordan - detikFinance
Senin, 20 Mei 2013 18:45 WIB
Contoh Kereta Monorel DKI Akan Dipamerkan Juni 2013
Jakarta - Warga DKI Jakarta tak lama lagi bisa melihat kereta contoh (full scale train) dari monorel. Rencananya, PT Jakarta Monorail (JM) akan memamerkan contoh moda transportasi cepat tersebut pada pertengahan Juni 2013 mendatang, bertepatan pada ulang tahun DKI Jakarta.

"Menurut jadwal, kereta contoh monorel akan kami datangkan di Jakarta pada akhir Mei 2013 ini," ujar Direktur PT JM Bovanantoo, kepada wartawan, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Terkait dengan perkembangan rencana pembangunan proyek monorel di Jakarta, Bonavantoo mengatakan saat ini sedang dalam tahap melengkapi dokumen yang diminta oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami terus bekerja untuk memenuhi kebutuhan dokumen-dokumen yang diperlukan oleh Pemda DKI," kata Bovanantoo.

Sementara itu, Direktur Utama Ortus Holdings Banyu Biru Djarot mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan segala kewajiban legal dan finansial untuk mendukung mega proyek tersebut. Saat ini, lanjutnya, pihaknya juga telah merampungkan pembelian saham PT Adhi Karya Tbk (AK) di JM secara lunas.

"Secara finansial, kami sudah mempersiapkan kewajiban-kewajiban kami," kata Banyu.

Sedangkan mengenai pembayaran tiang-tiang monrel yang sudah terpancang di beberapa titik di ibukota, PT Adhi Karya dan Jakarta Monorel telah sepakat untuk mekanisme dan tata cara pembayarannya, namun menunggu status free and clear sebagaimana yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

"Pembayaran sebesar harga Rp 190 miliar seperti yang sudah disepakati, akan dibayarkan Ortus setelah semua terms and conditions terpenuhi," terang Banyu.

Sebelumnya, Jakarta Monorail menyatakan telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan asal China, CNR Changchun Railway Vehicle Co. Ltd. untuk pengadaan rangkaian kereta (rolling stock) yang akan digunakan di monorel Jakarta.

Pengadaan kereta ini memakan biaya investasi sebesar 30% dari total investasi sebesar Rp 7 triliun, atau setara Rp 2,1 triliun. Pembiayaannya berasal dari kas internal dan pinjaman bank.

(jor/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads