Hal ini menindaklanjuti masukan dari ratusan direksi BUMN yang telah mengajar atau menjadi guru dadakan di SMA dan SMK.
"Semua lapor ke saya melalui email. Semua sekolah minta program mengajar diadakan setahun dua kali. Siswa sekolah perlu insipirasi," tutur Dahlan di Sentul, Bogor, Selasa (21/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait ada beberapa direksi yang kemarin, belum sempat mengajar, Dahlan meminta para direksi ini mencari waktu yang tepat karena program mengajar ini wajib dilakukan.
"Harus diganti hari berikutnya. Memang ada dirut yang tugas di luar negeri tapi harus tetap ngajar," ucapnya.
(feb/ang)











































