Direktur Utama PT Jakarta MRT Dono Boestami enggan disebut pahlawan karena telah menghidupkan kembali proyek yang sempat mangkrak selama bertahun-tahun.
"Perlu diketahui kami berempat bukan mencari popularitas, sebagai pahlawan. Kami mungkin akan sangat senang untuk diingat sebagai yang memulai," kata Dono di acara Dialog Jakarta Baru 2, Membangun Sistem Transportasi Jakarta Baru, di PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami 8 minggu, minggu pertama diminta ketertinggalam yang 5 tahun. MRT sudah berdiri 5 tahun tapi galiannya saja belum ada," kata Dono.
Dono menargetkan, dalam masa jabatannya selama 4 tahun ke depan, proyek ini diharapkan akan segera selesai. "Periode kami itu selesai 4 tahun, jadi diperkirakan MRT ini selesai 2017-2018. Kalau tidak, mungkin periode selanjutnya," kata Dono.
Jajaran direksi baru MRT Jakarta sebelumnya adalah:
- Dono Boestomi selaku Direktur Utama
- Alberth Farah selaku Direktur Operasi dan Pemeliharaan
- Tuhyat selaku Direktur Keuangan
- M Nasir selaku Direktus Teknis dan Konstruksi











































