|
|
1. Manggis
|
|
Produk manggis Indonesia sempat juga tak bisa masuk pasar Australia, walaupun pada akhirnya bisa diterima masuk pasar Negeri Kangguru tersebut.
2. Salak
|
|
Walau pun saat ini terhambat, Indonesia tetap menargetkan ekspor salak ke China tahun ini meningkat 15% dibandingkan tahun lalu yakni mencapai 878,6 ribu ton.
3. Sarang Burung Walet
|
|
Pemerintah China melarang impor sarang burung walet dari Malaysia, padahal 80% dari produk yang di ekspor melalui Malaysia ke China merupakan produk sarang burung walet asal Indonesia. Pengusaha sarang burung walet Indonesia, setiap tahunnya bisa menghasilkan 400 ton sarang burung walet, dari 400 ton itu, 200 ton di ekspor.
Dampak dari kebijakan China itu, harga sarang burung walet jatuh ke titik nadir, hanya Rp 5 juta Kg padahal harga normal Rp 37 juta per Kg.
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan pernah mengatakan verifikasi produk sarang burung walet harus segera dilakukan. Dengan begitu China akan segera memberikan respons positif.
Sementara itu Mentan Suswono ke Beijing April 2012 lalu Mentan juga sudah menandatangani protokol sarang burung walet, yang mengatur ekspor sarang burung walet dari Indonesia ke China.
4. Alpukat
|
|
Para eksportir buah alpukat Indonesia memang mengakui kualitas buah alpukat dari petani lokal masih banyak di bawah standar. Biasanya, petani alpukat dalam skala kecil sering memberikan contoh buah yang baik, namun setelah dipesan dalam jumlah besar kualitasnya banyak yang menurun.
Halaman 2 dari 6











































