Ini Reaksi 4 Menteri Saat Dengar Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh

Ini Reaksi 4 Menteri Saat Dengar Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh

- detikFinance
Selasa, 04 Jun 2013 12:59 WIB
Ini Reaksi 4 Menteri Saat Dengar Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh
Foto: dok.detikFinance
Jakarta -

1. Menko Perekonomian Hatta Rajasa

Foto: dok.detikFinance
Saat mendengar adanya aksi mogok dan lumpuhnya Tanjung Priok, Hatta langsung mengadakan rapat, karena Tanjung Priok memiliki posisi vital bagi perekonmian.

Mendengar aksi mogok ratusan pengusaha angkutan pelabuhan swasta di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Menko Perekonomian Hatta Rajasa langsung mengadakan rapat di kantornya. Pemogokan kegiatan di Tanjung Priok vital bagi perekonomian.

Hatta mengatakan, aksi mogok di Priok harus dicarikan solusi secepatnya dan tak boleh terulang. Karena aksi mogok jasa angkutan di pelabuhan ini bakal menggangu arus ekspor-impor di pelabuhan.

2. Menteri Perindustrian MS Hidayat

f
Hidayat mengatakan, aksi mogok ratusan perusahaan swasta logistik dan angkutan pelabuhan di Tanjung Priok terjadi karena Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perhubungan EE. Mangindaan tak berani tegas.

Seharusnya kedua menteri tersebut bisa memberitahu Pelindo II agar mendukung bisnis pihak swasta di pelabuhan.

"Saya mohon Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan turun tangan mencegah hal ini berlarut, dan membuat pelabuhan dan para stakeholder-nya bisa efisien, justru ketika kita menghadapi persaingan global dan akan berlangsungnya AEC (ASEAN Economic Community) 2015. Saya gemes kedua menteri tersebut takut bersikap," tegas Hidayat.

Hidayat yang juga pengusaha ini memaparkan, saat ini Pelindo II sebagai operatorΒ  di pelabuhan harusnya mengatur supaya perusahaan swasta di pelabuhan bisa tertib, efisien, dan makin produktif.

Ia pun memaklumi aksi pemogokan yang dilakukan oleh perusahaan swasta di pelabuhan bisa dimaklumkan, karena para pengusaha swasta yang sudah beroperasi di pelabuhan ini menolak aksi monopoli oleh Pelindo II di pelabuhan.

3. Menteri BUMN Dahlan Iskan

Foto: dok.detikFinance
Dahlan yang kemarin sejak pukul 07.00 WIB mengaku melakukan rapat di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) sehingga tak tahu ada pemogokan. Namun siang hari, Dahlan langsung menelepon Dirut Pelindo II RJ Lino untuk menanyakan update pemogokan di Priok.

"Pak Lino, mogoknya sudah beres? Masih. Tapi bongkar muat tak terganggu, cuma menurun. O.. Tidak menurun untuk barang-barang yang sudah distok ya?" ucap Dahlan kepada Lino melalui telepon.

Dahlan menerima penjelasan dari Lino bahwa proses bongkar muat barang dari kapal ke pelabuhan atau sebaliknya berjalan normal. Menurutnya, aksi mogok yang dilakukan oleh angkutan khusus pelabuhan hanya berdampak terhadap distribusi barang dari pelabuhan ke keluar atau dari luar ke pelabuhan.
Β 
"Bongkar muat nggak terganggu. Yang terganggu itu dari pelabuhan ke luar dan luar ke dalam. Itu berkurang 60%," tambah Dahlan setelah menerima penjelasan Lino.

4. Menteri Perhubungan EE Mangindaan

Mangindaan mengatakan aksi mogok kemarin sebagai bentuk kekhawatiran dari para asosiasi dan pengusaha angkutan pelabuhan. Padahal, soal isu tersebut belum tentu terjadi.

"Saya sambil jalan tadi ke sana. Ada mogoknya angkutan khusus pelabuhan. Itu sebabnya ada berita seolah-olah Pelindo II mau mengadakan beberapa angkutan khusus seperti itu. Itu baru rencana," kata Mangindaan.

Menurut Mangindaan, pihak dari Pelindo II pun harus berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu. Meskipun baru sebatas rencana, hal tersebut sudah memicu pemogokan yang terjadi hari ini, sehingga membuat operasional Pelabuhan Tanjung Priok terganggu.

"Saya sudah beritahu sama Pelindo II, hati-hati kalau ngomong (rencana)," katanya.
Halaman 2 dari 5
(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads