Ini Dia Kota Termahal di Dunia Untuk Para Ekspatriat

Ini Dia Kota Termahal di Dunia Untuk Para Ekspatriat

- detikFinance
Senin, 10 Jun 2013 12:24 WIB
Ini Dia Kota Termahal di Dunia Untuk Para Ekspatriat
Jakarta - Perusahaan konsultan sumber daya manusia yaitu ECA International membuat daftar kota-kota di dunia yang dinilai paling mahal untuk kalangan ekspatriat atau tenaga kerja asing.

Posisi Tokyo, Jepang sebagai kota termahal sejak 2010 sekareng telah digeser. Ada satu kota di Eropa yang dinilai paling mahal untuk para tenaga kerja asing, dinilai dari mahalnya biaya hidup mulai dari makan, cuci baju, ongkos salon, dan pungutan pajaknya.

Survei ini dibuat ECA untuk membantu perusahaan-perusahaan multinasional yang sering mengirim pegawainya ke luar negeri. Jadi perusahaan mutinasional bisa menghitung berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk menggaji karyawannya bekerja di luar negeri. Perhitungan biaya mahal dinilai dari harga barang-barang dan jasa kebutuhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu kota mana yang paling mahal biaya hidupnya? Berikut daftar ECA seperti dikutip dari CNN, Senin (10/6/2013).

10. Bern, Swiss

Peringkat Bern tahun ini tetap sebagai kota termahal di dunia untuk ekspatriat. Peringkat Swiss masih cukup rendah karena nilai mata uangnya juga melemah terhadap mata uang lain.

9. Basel, Swiss

Peringkat Basel naik 2 peringkat sebagai kota termahal di dunia untuk ekspatriat. Peringkat Swiss masih cukup rendah karena nilai mata uangnya juga melemah terhadap mata uang lain.

8. Jenewa, Swiss

Peringkat Jenewa turun 1 peringkat sebagai kota termahal di dunia untuk ekspatriat. Peringkat Swiss masih cukup rendah karena nilai mata uangnya juga melemah terhadap mata uang lain.

7. Zurich, Swiss

Zurich merupakan kota terbesar di Swiss. Peringkatnya naik 2 tingkat sebagai kota termahal untuk ekspatriat. Peringkat Swiss masih cukup rendah karena nilai mata uangnya juga melemah terhadap mata uang lain.

6. Tokyo, Jepang

Ibukota Jepang ini turun dari peringkat pertama tahun lalu sebagai negara termahal untuk ekspatriat. Pelemahan nilai tukar yen sebanyak 20% sejak Desember 2012 membuat daya beli orang asing di Jepang meningkat. Saat ini Tokyo bukan lagi kota termahal untuk ekspatriat.

5. Moskow, Rusia

Ibukota Rusia ini naik 8 peringkat sebagai kota termahal nomo 5 di dunia untuk ekspatriat. Meski mata uang ruble melemah, namun dalam setahun terakhir harga barang-barang di Moskow naik 10%.

4. Juba, Sudan Selatan

Juba merupakan ibukota dari Sudan Selatan yang menjadi kota termahal keempat bagi ekspatriat. Negara ini telah telah merdeka dari Sudan pada 2011, dan lompat 41 peringkat menurut survei ECA pada 2012. Biaya hidup mahal karena ekspatriat sulit mendapatkan barang dan jasa di negara ini.

3. Stavanger, Norwegia

Stavanger merupakan kota di sebelah selatan pantai Norwegia. Kota ini jadi nomor tiga dengan biaya termahal untuk ekspatriat, naik dua tingkat dari tahun 2012. Kota ini terkenal dengan julukan kota minyak. Perusahaan minyak milik pemerintah Norwegia yakni Statoil memiliki basis perusahaan di sini.

2. Luanda, Angola

Ibukota dari Angola, sebuah negara di bagian selatan Benua Afrika ini merupakan kota dengan biaya hidup termahal kedua di dunia untuk kalangan ekspatriat. Menurut survei ECA, ekspatriat sulit mendapatkan barang dan jasa yang murah, bahkan seringkali hanya ditawarkan yang premium atau berharga mahal.

1. Oslo, Norwegia

Oslo jadi kota termahal di dunia untuk kalangan ekspatriat, bahkan menggeser posisi Tokyo. Menurut ECA, biaya mahal di Oslo karena biaya produksi barang dan upah buruh yang tinggi. Untuk menonton bioskop di Oslo biayanya US$ 18,76 atau sekitar Rp 178 ribu. Segelas bir US$ 14,10, dan minuman soda US$ 3,43.

Selain itu, pajak untuk alkohol dan rokok di Oslo cukup tinggi dibandingkan kota-kota lain di dunia ini.
Halaman 2 dari 11
(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads