Bintang sepakbola asal Argentina Lionel Messi yang bermain untuk klub Barcelona dituduh melakukan kecurangan pajak senilai US$ 5 juta atau sekitar Rp 47 miliar ke pemerintah Spanyol. Namun Messi membantahnya.
Menurut dokumen pengadilan yang dikutip dari CNN, Kamis (13/6/2013), jaksa penuntut menuduh pemain Barcelona ini beserta ayahnya Jorge Horacio mengajukan restitusi atau pengembalian pajak palsu selama 2006-2009.
Akan tetapi, penyandang 4 kali pemain terbaik dunia ini membantahnya. Messi yang sedang bertugas bermain untuk negaranya membantah tuduhan tersebut lewat aku Facebook.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dokumen tuntutan dari jaksa bernama Raquel Amado yang beroperasi di Gava, sebuah resor pinggir pantai dekat tempat tinggal Messi, dituduhkan bahwa Messi dan ayahnya menghindari pajak di Spanyol dengan cara menjual hak pemain melalui perusahaan di luar negeri.
Messi yang bulan ini akan menginjak umur 26 tahun merupakan atlet dengan gaji tertinggi nomo 10 menurut majalah Forbes. Tahun lalu penghasilan Messi mencapai US$ 41 juta atau sekitar Rp 200 miliar. Penghasilan tersebut terdiri dari gajinya di Barcelona US$ 20 juta dan pendapatan dari sponsor US$ 21 juta, termasuk Adidas dan PepsiCo.
Pihak Barcelona menolak untuk berkomentar soal tuduhan kecurangan pajak kepada Messi. Ingin tahu tokoh dunia lainnya yang pernah berurusan dengan kasus pajak? Simak di sini. (/)











































