Direktur Utama KAI Ignasius Jonan mengatakan, penertiban kios-kios pedagang ini dilakukan agar target penumpang KRL 1,2 juta per hari bisa tercapai, dari jumlah saat oini 400 ribu-500 ribu penumpang per hari.
"Nanti sebelum puasa, semua pelebaran dan pembangunan stasiun KRL ini akan selesai. Karena tidak boleh mengganggu aktivitas penumpang saat puasa nanti," ujar Jonan kepada detikFinance, Jumat (21/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu juga agar sistem tiket elektronik (e-ticketing) bisa terlaksana," kata Jonan. Selain itu, ujarnya, penertiban kios-kios juga dilakukan di luar pagar stasiun untuk menekan kemacetan yang seringkali terjadi.
Apa yang menjadi rahasia Jonan sehingga berani menggusur kios-kios yang puluhan tahun sudah berada di stasiun-stasiun tersebut? "Rahasianya tidak boleh ada yang bermain," tegas Jonan.
Berikut penampakan beberapa stasiun KRL di Jabodetabek pasca penggusuran yang terjadi:
1. Stasiun Citayam
|
|
2. Stasiun Depok Baru
|
|
3. Stasiun Bojong Gede
|
|
4. Stasiun Bekasi
|
|
5. Stasiun Depok
|
|
6. Stasiun Bogor
|
|
7. Stasiun Pondok Ranji
|
|
Halaman 2 dari 8











































