"Kita antisipasi musim kemarau basah untuk komoditas kentang dan cabai. Kita impor secukupnya untuk stabilkan harga. Kita impor darimanapun," ungkap Gita di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Mengenai harga, Gita memperkirakan kenaikan harga yang terjadi di dua komoditas tersebut sangat signifikan. Selain risiko faktor suplai yang kurang, juga potensi spekulasi pedagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, untuk cabai harga saat ini sudah menyentuh Rp 25.000/Kg. Padahal rata-rata harga cabai di bulan Mei 2013 hanya Rp 14.300/Kg. "Harga saat ini naik karena unsur spekulasi bukan kekurangan pasok," katanya.
Namun Gita menegaskan kebutuhan pokok seperti beras, gula, kedelai dan lainnya dalam kondisi aman. Sehingga tidak dibutuhkan untuk impor tambahan. "Semua pasokan nggak beras, minyak goreng, gula, jagung, kedelai cukup," tegasnya.
(wij/hen)










































