Pemerintah berencana membagi sejumlah kompensasi untuk rakyat miskin pasca kenaikan harga BBM subsidi. Selain bantuan langsung sementara masyarakat (Balsem), ada juga dana bantuan untuk 11.750 desa.
"Anggaran untuk infrastruktur dasar adalah Rp 7,25 triliun yang akan diberi kepada 11.750 desa atau kelurahan dengan anggaran Rp 250 juta per desa per kelurahan. Ada juga pembangunan infrastruktur air terutama irigasi kecil atau infrastruktur air," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana saat jumpa pers kenaikan harga BBM subsidi di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (21/6/2013).
Selain program ini, pemerintah juga menyiapkan program beasiswa miskin untuk 16,6 juta siswa, mencakup bea siswa miskin. Besarannyam untuk siswa SD sederajat Rp 450 ribu/tahun, untuk SMP sederajat Rp 750 ribu/tahun, untuk SMK Rp 1 juta/tahun. Lalu ada juga tambahan jatah beras miskin (raskin) Rp 4,3 triliun, dan juga program keluarga harapan Rp 700 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya program-progran kompensasi akan dibagi dengan kartu jaminan sosial yang akan dibagikan kepada masyarakat.
(dnl/hen)










































