Perusahaan Indonesia Masuk ke 'Silicon Valley' Belanda

Laporan dari Eindhoven

Perusahaan Indonesia Masuk ke 'Silicon Valley' Belanda

Eddi Santosa - detikFinance
Sabtu, 22 Jun 2013 11:43 WIB
Perusahaan Indonesia Masuk ke Silicon Valley Belanda
Eindhoven - Sebuah perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang jasa teknologi informasi, PT Abyor International, telah mendirikan kantor cabang terbaru di High Tech Campus Eindhoven (HTCE).

"Ini menandai masuknya perusahaan Indonesia pertama di kawasan Silicon Valley Belanda tersebut dan merupakan hal positif untuk eye-opener kemampuan anak negeri dalam bidang teknologi informasi bagi publik dan perusahaan-perusahaan Belanda," ujar Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda Retno Marsudi kepada detikfinance, Jumat (20/6/2013).

Dubes menyambut baik pembukaan kantor cabang dan juga rencana bisnis perusahaan Indonesia tersebut yang akan memanfaatkan HTCE sebagai β€˜outlet’ produk-produknya, sedangkan untuk pengerjaan jasa IT akan dilakukan di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah ini akan menciptakan nilai tambah produk-produk yang menguntungkan Indonesia," imbuh Dubes.

Dubes juga menekankan bahwa kawasan Eropa dengan Belanda sebagai pintu gerbangnya, memiliki ceruk pasar potensial untuk produk-produk industri kreatif buah karya putera-puteri Indonesia.

"Dengan demikian hal ini akan sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk mendorong pemajuan industri kreatif, termasuk jasa teknologi informasi, sebagai promosi komoditas ekspor non-ekstraktif," terang Dubes.

Peresmian pembukaan kantor cabang perusahaan teknologi informasi asal Indonesia tersebut dilaksanakan melalui penandatangan kontrak antara Direktur Latif Gau dengan pihak manajemen HTCE yang diwakili oleh Manajer Busines Development Brainport Eindhoven Pieter Noordzij, Rabu (19/6/2013).

Penandatangan kontrak tersebut disaksikan langsung oleh Dubes dengan didampingi oleh Atase Perdagangan KBRI Den Haag dan Fungsi Ekonomi KBRI Den Haag.

High Tech Campus Eindhoven merupakan sebuah kawasan open research center seperti Silicon Valley di AS yang diawali dari pusat penelitian Philips.

Saat ini lebih dari 100 perusahaan besar dari 60 negara penyedia jasa teknologi informasi bermukim di HTCE, termasuk perusahaan terkemuka dunia seperti IBM, Intel, Sony, Samsung, Panasonic, ABB, dan Philips, dengan total karyawan peneliti yang berada di HTCE melebihi 8000 orang.

Adapun PT Abyor International merupakan sebuah perusahaan jasa teknologi informasi berbasis Systems Applications and Products in Data Processing (SAP) dan penciptaan aplikasi games.

Didirikan oleh empat orang Indonesia dan Jerman pada 2009, perusahaan ini kini mempunyai lebih dari 200 orang karyawan tetap dan masih terus merekrut ahli-ahli teknologi infomasi dari berbagai institusi, khususnya perguruan tinggi Indonesia.

Pada tahun 2011, perusahaan tersebut membuka kantor cabang di Australia dan Singapura. Setelah membuka kantor di Eindhoven, perusahaan tersebut akan membuka kantor cabang di Hamburg, Jerman pada bulan Agustus 2013.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads