Dahlan mengatakan pihaknya mendapatkan keluhan langsung dari warga yang mengantre di Kantor Pos Nusukan, Solo, untuk mengambil Balsem, Senin (25/6/2013). Warga mengaku telah datang semenjak pagi karena mendegar kabar bahwa setelah pukul 09.00 WIB Balsem tidak bisa diambil, sehingga mereka harus antri berdesak-desakkan untuk mengambil Balsem.
"Saya minta maaf warga harus antre lama. Ini kesalahan saya tidak memberikan penjelasan sebelumnya terkait cara pencairan BLSM. Tadi ada ibu-ibu yang ngomong ke saya jika sampai datang diatas jam 09.00 WIB maka pelayanan pembagian BLSM tidak dilayani, itu informasi salah. Jam berapapun ke kantor pos tetap bisa dilayani asal tidak lewat jam tutup kantor," ujarnya di Solo, Senin (24/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahlan Iskan datang melakukan pantauan didampingi Dirut PT Pos Indonesia, I Ketut Mardjana. Dengan cair Dahlan manyapa warga yang antre. Dia bahkan dengan santai mengajak bercakap-cakap ringan beberapa ibu yang sedang antri.
"Kalau ibu-ibu mau masak atau mau istirahat, juga tidak apa-apa. Bapak-bapak dan ibu-ibu tidak usah khawatir BLSM-nya hangus atau hilang jika tidak mengurusnya hari ini. Besok masih bisa, besok-besoknya juga masih bisa," ujarnya sembari tersenyum lebar.
(mbr/dru)










































