Targetnya, akan ada 15,5 juta keluarga miskin yang akan mendapatkan Balsem Rp 150 ribu/bulan untuk 4 bulan, pasca harga BBM subsidi naik.
"Semua kartu belum terdistribusi, kemarin itu sekitar setengahnya," kata Armida kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silakan tanya ke PT Pos apakah mereka akan mempercepat artinya termasuk yang belum dibagikan kartu, dibagikan kartu sekaligus uang, kemarin kan kartu dulu, kemudian PT Pos mengatur ke kelurahan," jelas Armida.
Sejauh ini, kata Armida, evaluasi terus dilakukan. Termasuk dalam memastikan penerima Balsem.
"Itu ada mekanisme , bisa saja meninggal, pindah itu bisa di verifikasi nanti tentu difasilitasi oleh tenaga kesejahteraan sosial lapangan itu yg di level lapangan, kemudian dikumpulkan yang ada masalah, nanti kelurahan/desa, kemudian menjadwalkan musyawarah desa. Misal alokasi 100 yang perlu diganti 10, 10 itu dimusyawarahkan," tutup Armida.
(dnl/dnl)










































