'Kartu Sakti' Untuk Balsem Baru Tersalur Setengah

'Kartu Sakti' Untuk Balsem Baru Tersalur Setengah

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 24 Jun 2013 18:37 WIB
Kartu Sakti Untuk Balsem Baru Tersalur Setengah
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjabana mengakui belum sempurnanya penyaluran Bantuan Langsung Masyarakat (Balsem) sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM subsidi. Penyaluran 'kartu sakti' atau kartu perlindungan sosial untuk pencairan Balsem baru setengahnya.

Targetnya, akan ada 15,5 juta keluarga miskin yang akan mendapatkan Balsem Rp 150 ribu/bulan untuk 4 bulan, pasca harga BBM subsidi naik.

"Semua kartu belum terdistribusi, kemarin itu sekitar setengahnya," kata Armida kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyatakan, hal tersebut merupakan persoalan teknis yang akan ditanggulangi oleh PT Pos Indonesia. Bisa saja, nantinya PT Pos Indonesia akan mempercepat penyaluran kartu tersebut dengan berbagai inovasi.

"Silakan tanya ke PT Pos apakah mereka akan mempercepat artinya termasuk yang belum dibagikan kartu, dibagikan kartu sekaligus uang, kemarin kan kartu dulu, kemudian PT Pos mengatur ke kelurahan," jelas Armida.

Sejauh ini, kata Armida, evaluasi terus dilakukan. Termasuk dalam memastikan penerima Balsem.

"Itu ada mekanisme , bisa saja meninggal, pindah itu bisa di verifikasi nanti tentu difasilitasi oleh tenaga kesejahteraan sosial lapangan itu yg di level lapangan, kemudian dikumpulkan yang ada masalah, nanti kelurahan/desa, kemudian menjadwalkan musyawarah desa. Misal alokasi 100 yang perlu diganti 10, 10 itu dimusyawarahkan," tutup Armida.

(dnl/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads