Untuk mengantisipasi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok tersebut Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menggelar operasi pasar pada bulan Juli nanti.
"Setelah kenaikan BBM, beberapa komoditas sudah naik. Diperkirakan pada bulan Juli saat puasa hingga lebaran akan naik lagi," ungkap Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) DIY, Riyadi Ida Bagus dalam acara diskusi di gedung DPRD DIY di Jl Malioboro, Selasa (25/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga gula pasir pernah naik sampai Rp 20 ribu/kg pada tahun lalu. Yang harus diwaspada satu hingga dua bulan menjelang lebaran mulai saat ini, permintaan akan meningkat. Banyak orang dan pengusaha yang mulai membuat kue untuk dipasarkan saat lebaran nanti," katanya.
Demikian pula dengan beras jenis IR I dan IR II juga mengalami kenaikan dari Rp 8.100/kg naik menjadi Rp 8.200-8.300/kg. Namun untuk minyak goreng pabrikan baik kemasan maupun curah harga relatif stabil. Minyak goreng kemasan saat ini dijual dengan harga Rp 13.875/liter. Sedangkan minyak goreng tanpa merek atau curah sekitar Rp 10.500/liter.
Harga daging sapi sejak bulan Juli 2012 hingga bulan Juni 2013 kenaikan cukup besar. Pada bulan Juli 2012 harga daging sapi Rp 71.200/kg. Namun mulai bulan September 2012 hingga bulan ini terus naik menjadi Rp 94 ribu/kg. "Setelah kenaikan BBM naik menjadi Rp 95 ribu/kg," katanya.
Harga daging ayam broiler juga naik dari Rp 25.800/kg di awal bulan Juni. Pasca kenaikan BBM naik menjadi Rp 28.334/kg dan hari ini naik lagi sekitar Rp 1.500/kg atau menjadi Rp 29.200/kg. Sedangkan harga daging ayam kampung naik dari Rp 50 ribu/kg menjadi Rp 54 ribu/kg.
"Telur ayam ras juga naik Rp 17.100/kg naik menjadi Rp 19.300/kg," papar Riyadi.
Dia menambahkan untuk mengantisipasi kenaikan harga tersebut, pihaknya akan melakukan operasi pasar di tiga kabupaten di seluruh DIY. Operasi pasar akan dilakukan pada bulan Juli sebelum lebaran di Kabupaten Sleman, Bantul dan Kulonprogo.
"Ini salah satu solusi untuk mengendalikan harga dengan menggelar operasi pasar atau pasar murah di beberapa tempat yang sudah ditentukan," pungkas dia.
(bgk/dru)











































