Setiap tahun selalu terulang lonjakan harga cabai di dalam negeri. Sehingga menjadi peluang bagi importir untuk mengimpor cabai dari negara-negara tetangga.
Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia Dadi Sudiana mengatakan, China dan Vietnam menjadi langganan sebagai negara pemasok cabai ke Indonesia. Pasokan dan harga cabai di dalam negeri sering fluaktuatif karena gangguan cuaca ekstrem.
"Selama ini impor cabai dari Vietnam dan China," kata Dadi kepada detikFinance, Rabu (26/6/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dadi, produksi cabai dari dalam negeri selama setahun kurang lebih 1 juta ton. Pasokan cabai dari petani lokal sejatinya cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik.
Namun pada periode tertentu terutama di luar Panen Raya dan ada cuaca ekstrem, pasokan berkurang sehingga harga melonjak. Bahkan beberapa tahun lalu cabai di pasar tradional bisa menembus Rp 100.000 per Kg.
"Masalahnya nggak tiap tahun merata produksinya, apalagi ada masa paceklik seperti cuaca ekstrem. Cabai di Indonesia ada masa panen raya Februari, Maret, dan April," katanya. (hen/dnl)










































