Kenaikan harga BBM subsidi pekan lalu memukul masyarakat sebagai konsumen maupun pedagang. Bagi pedagang, omzet mereka turun sementara konsumen harus menanggung kenaikan harga yang tinggi.
Pedagang sayur bernama Pani kepada detikFinance di Pasar Palmerah Jakarta Barat, Rabu (26/6/2013), mengatakan harga sayur mayur sebelum ada kenaikan harga memang sudah naik, kini semakin menggila harganya pasca BBM naik.
"Naik, seperti tomat biasanya Rp 4.000 sekarang Rp 6.000 per Kg, saya jadi kasihan sama (dengan) pembeli," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ambil pasokan dari Cibitung, Bekasi, kalau ambil dari Kramat Jati itu lebih mahal ada selisih 10-15%. Kalau dari Cibitung itu langsung dari petani. Pasokan lancar dan ada barangnya," katanya.
Harga sayur mayur di Pasar Palmerah:
- Cabai Merah Rp 30 ribu/kg, sebelum naik harganya Rp 17 ribu/kg.
- Cabai rawit hijau Rp 30 ribu, sebelum naik Rp 15 ribu/kg.
- Cabai rawit merah Rp 40 ribu/kg, sebelum naik Rp 15 ribu/kg.
- Bawang merah Rp 25 ribu naik dari Rp 20 ribu/kg.
- Bawang putih Rp 20 ribu naik dari Rp 15 ribu/kg.
- Tomat Rp 6 ribu /kg naik dari Rp 4 ribu/kg.
- Kol Rp 6 ribu /kg naik dari Rp 4 ribu/kg.
- Sawi putih Rp 5 ribu dari Rp 4 ribu/kg.
- Sawi hijau Rp 5 ribu dari Rp 3 ribu/kg.
- Kentang Rp 6 ribu/kg biasanya Rp 4 ribu/kg.
- Wortel Rp 8 ribu biasanya Rp 5 ribu/kg.
- Buncis tetap Rp 8 ribu/kg.
- Brokoli tetap Rp 12 ribu/kg.
- Timun Rp 5 ribu/kg biasanya Rp 4 ribu/kg.
- Kacang panjang Rp 9 ribu/kg biasanya Rp 4 ribu/kg.










































