Pengusaha AS Keluhkan Buruknya Infrastruktur dan Perizinan RI

Pengusaha AS Keluhkan Buruknya Infrastruktur dan Perizinan RI

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 26 Jun 2013 15:28 WIB
Pengusaha AS Keluhkan Buruknya Infrastruktur dan Perizinan RI
Foto: Reuters
Jakarta - Pengusaha Amerika Serikat (AS) memandang masih banyak hambatan saat berinvestasi di Indonesia. Contohnya adalah perizinan dan infrastruktur.

Managing Director US Chamber of Commerce (KADIN AS) untuk Indonesia, Andrew White menjelaskan perusahaan asal AS yang telah dan akan masuk ke RI menghadapi berbagai macam peraturan dan perizinan.

Bahkan, perusahaan AS yang beroperasi di Indonesia masih sulit memperoleh akses informasi mengenai perizinan atau proses penyusunan regulasi menyangkut investasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perusahaan Amerika memandang bahwa di Indonesia terlalu banyak peraturan, sampai kadang mereka sulit untuk memperoleh informasi sampai akhirnya izin tersebut terbit, itulah tantangan kita," ucap Andrew di sela acara US Chamber di Hotel Le Meredian, Jakarta, Rabu (26/6/2013).

Selain perizinan, perusahaan asal AS menurutnya melihat adanya hambatan di sektor infrastruktur saat masuk ke Indonesia. Namun diakuinya, infrastruktur malah akan berkembang saat perusahaan seperti Chevron masuk ke daerah.

"Kebanyakan perusahaan dari Amerika investasi di Indonesia untuk manufaktur. Tantangan saat ini adalah infrastruktur. Kita harus kerja keras untuk menciptakan infrastuktur. Infrastruktur akan muncul ketika Exxon atau Chevron membangun fasilitas," tambahnya.

(hen/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads