Kejadian ini dialami Dahlan pagi hari, saat kunjungan kerja ke Medan. Untung saja Dahlan yang sedang di dalam mobil selamat.
"Waktu jam 5 pagi, saya naik mobil. Ada kereta lokomotif lewat tapi nggak ada pintu. Begitu ada bel, pintu kemudian tertutup. Hampir saya tertabrak," ucap Dahlan yang disambut tawa dari para direksi BUMN dan tamu undangan saat membuka acara yang dilaksanakan di JCC, Senayan Jakarta, Kamis (27/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beli karcis pakai elektronik mulai 1 juli. Ini (alatnya) tidak beli dari Amerika dan Eropa?" tanya Dahlan kepada seorang pekerja KAI.
Pada kesempatan itu, Dahlan juga menggundang beberapa perwakilan BUMN yang meraih penghargaan seperti dari PT Telkom Tbk, PT Semen Indonesia Tbk, PT Dahana, PT Adhi Karya Tbk, hingga PT Pertamina. Dahlan mendengarkan tentang inovasi yang dihasilkan karyawan-karyawan BUMN.
Dahlan berpesan kepada direksi yang hadir untuk merangsang dan memperhatikan inovasi di BUMN. "Pimpinan BUMN harus disadari, yang paling cepat (inovasi) melalui BUMN. Anggaran lebih gampang, birokrasi lebih gampang. Menikmati hasilnya lebih gampang. BUMN bisa menjadi andalan Indonesia merangsang penemuan berikutnya," sebutnya.
Adapun direksi BUMN yang hadir adalah Direktur Utama Telkom Arief Jahja, Direktur Utama KAI Ignasius Jonan, Direktur Utama Peruri Prasetio, Direktur Utama PT Pos Indonesia Ketut Mardjane, Direktur Utama Angkasa Pura II Tri Sunoko, Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman, dan Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Ismed Hasan Putro.
(hen/dnl)










































