Persinyalan Kereta Sudah Uzur, Dahlan: Setahun Ini Harus Dibereskan

Persinyalan Kereta Sudah Uzur, Dahlan: Setahun Ini Harus Dibereskan

- detikFinance
Senin, 01 Jul 2013 10:47 WIB
Persinyalan Kereta Sudah Uzur, Dahlan: Setahun Ini Harus Dibereskan
Foto:Feby-detikFinance
Jakarta - Sistem persinyalan kereta di area Jabodetabek sudah berusia di atas 25 tahun. Tuanya usia persinyalan, acapkali menganggu lalu lintas KRL Commuter Jabodetabek. Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta PT LEN Industri (Persero) untuk melakukan peremajaan secara menyeluruh.

"Saya sudah panggil Dirut LEN (BUMN teknologi). Setahun ini harus bereskan persinyalan (peremajaan). Harus bisa. Jangan sama kayak Sang Hyang Sri (BUMN sawah) nggak bisa tanam padi. Sama seperti wartawan nggak bisa tulis berita," ucap Dahlan saat peresmian E-Ticketing & Tarif Progresif KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (1/7/2013).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan menjelaskan, gangguan persinyalan kereta bisa saja hilang 100%. Namun, KAI harus melakukan peremajaan total sistem persinyalan yang telah berusia 25 tahun lebih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penanganan gangguan sinyal dilakukan bertahap. Gangguan kali ini sisa 25%. Bisa hilang (tanpa gangguan) kalau diganti baru (persinyalan) karena usia 25 tahun," kata Jonan.

Persinyalan sendiri berperan vital terhadap perjalanan kereta. Persinyalan merupakan perlindungan kereta yang utama.

(feb/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads