|
|
Bagi pengguna KRL Commuter Line yang tidak memiliki kartu E-Ticketing berlangganan atau Multi Trip maka diwajibkan antre di loket untuk membeli E-Ticket. E-Ticket ini berlaku untuk satu kali perjalanan atau Single Trip.
Pasca pemberlakukan tarif progresif, penumpang akan dikenakan tarif berdasarkan jarak. Untuk 5 stasiun pertama, penumpang KRL Commuter cukup membayar Rp 2.000. Ketika melebihi 5 stasiun yang dituju, penumpang akan dikenakan tarif Rp 500 per 3 stasiun.
Setelah penumpang menentukan stasiun yang dituju, petugas loket akan memberitahu besaran tarif dan kemudian penumpang membayar. Selanjutnya, penumpang memperoleh kartu. Pada proses ini, biasanya terjadi antrean cukup panjang.
2. Pilih Kereta Tujuan
|
|
3. Saat Masuk Stasiun
|
|
Setelah tanda lampu hijau menyala, penumpang bisa melangkah ke dalam stasiun. Kartu Multi Trip sendiri dijual seharga Rp 50.000 dan langsung memperoleh saldo Rp 30.000. Kartu ini, bisa digunakan dengan syarat minimun saldo sebesar Rp 7.000.
4. Tunggu Kereta Datang
|
|
5. Saat Keluar Stasiun
|
|
Bagi penumpang yang tiba di stasiun melebihi rute yang ditentukan atau penumpang membeli tiket untuk jarak 6 stasiun namun faktanya berhenti di stasiun ke-10 setelah keberangkatan. Dipastikan penumpang tersebut tidak bisa keluar pintu otomatis karena sistem pintu keluar terkunci otomatis.
Anda bisa keluar asalkan membayar denda. Bagi pengguna kartu Multi Trip, anda cukup menempelkan kartu e-ticket pada sensor pintu atau melakukan tap out. Saldo akan berkurang secara otomatis. Jangan sekali-kali memasukkan kartu Multi Trip ke dalam gate out karena nanti kartu anda akan tertelan dan kemudian hangus.
Halaman 2 dari 6











































