Impor Migas Berlebihan Jadi Sebab Neraca Perdagangan Masih Defisit

Impor Migas Berlebihan Jadi Sebab Neraca Perdagangan Masih Defisit

- detikFinance
Rabu, 03 Jul 2013 14:11 WIB
Impor Migas Berlebihan Jadi Sebab Neraca Perdagangan Masih Defisit
Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia (NPI) masih mencatat defisit pada bulan Mei 2013. Defisit tersebut mencapai US$ 590,4 juta dan komulatif (Januari - Mei 2013) sebesar US$ 2,5 miliar. Penyebab utamanya adalah impor minyak dan gas bumi (migas).

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti mengatakan defisit perdagangan migas adalah sebesar US$ 586,6 juta atau menurun dibandingkan bulan April yang mencapai US$1,2 miliar.

"Pada bulan Mei 2013, NPI mengalami defisit US$ 590,4 juta. Kondisi ini disebabkan oleh terjadinya defisit perdagangan migas sebesar US$ 568,6 juta," ungkap Bayu dalam konferensi pers kinerja perdagangan Mei 2013 di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (3/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayu menuturkan angka tersebut sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ini seiring dengan peningkatan ekspor migas yang sebesar 17% sehingga menjadi US$ 2,9 miliar.

"Peningkatan dari ekspor migas sebesar US$ 2,9 miliar (naik 17% mom) dan ekspor nonmigas US$ 13,2 miliar atau naik 7,3%," sebutnya.

Selain itu, impor migas mengalami penurunan sebesar 5,3% MoM menjadi US$ 3,4 miliar. Sementara secara komulatif (Januari - Mei) impor migas sebesar US$ 18,6 miliar atau naik 2,7%.

"Impor migas mengalami penurunan sebesar 5,3% MoM menjadi US$ 3,4 miliar," kata Bayu.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads