Harga Ayam Melonjak, Wamendag: Konsumen Beralih dari Rendang Daging ke Ayam

Harga Ayam Melonjak, Wamendag: Konsumen Beralih dari Rendang Daging ke Ayam

- detikFinance
Rabu, 03 Jul 2013 16:32 WIB
Harga Ayam Melonjak, Wamendag: Konsumen Beralih dari Rendang Daging ke Ayam
Jakarta - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi punya versi tersendiri soal lonjakan harga daging ayam belakangan ini terjadi. Menurutnya dipicu dari migrasi masyarakat dari konsumsi daging ke daging ayam.

"Jadi ada subtitusi dari konsumsi daging (sapi) ke ayam. Jadi kalau biasanya masak rendang daging sekarang masaknya rendang ayam," kata Bayu Krisnamurti kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (3/7/2013)

Sehingga menurut Bayu, pasokan ayam yang tersedia tidak mencukupi. Pedagang pasar pun lebih memilih untuk menaikkan harga ayam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Makanya itu harga daging ayam tiba-tiba melonjak walaupun sebenarnya pasokannya cukup. Jadi harga daging naik dan permintaan pindah ke ayam," sebutnya

Menurutnya Kemendag akan berupaya untuk segera mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya adalah dengan cara menambah pasokan ayam. Sehingga harga ayam bisa turun menjelang bulan Puasa dan Lebaran.

"Kita akan sikapi segera untuk mengatasi itu," ujar Bayu.

Peternak mengakui telah menaikkan harga jual ayam selama sepekan terakhir. Kenaikan harga ayam rata-rata 11% per Kg.

"Ada kenaikan dibandingkan minggu lalu 11% dari Rp 18.800 per Kg jadi Rp 20.500 per Kg di tingkat peternak. Para pedagang jual konsumen Rp 35.000 per Kg karena ada susut," kata Ketua Umum Pusat Informasi Pasar (Pinsar)/Asosiasi Peternak Unggas se-Indonesia Hartono kemarin.

Hartono menegaskan, kenaikan ini sesuatu yang wajar bagi peternak agar tetap mendapatkan keuntungan. Peternak terpaksa menaikkan harga jual karena ada dampak gabungan akibat dari kenaikan bahan baku bibit ayam, harga pakan ternak, menguatnya dolar terhadap rupiah dan kenaikan harga BBM.

(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads