Salah satu peserta bernama Ilen yang saat ini bekerja di perusahaan minyak Malaysia mengaku menerima gaji Rp 300 juta per bulan. Sementara ketika di Pertamina hanya ditawarkan hanya sebesar Rp 60 juta.
"Di perusahaan minyak Malaysia kita digaji Rp 300 juta tapi di Pertamina kita ditawarkan Rp 60 juta. Lalu bagaimana kita bisa ingin mengabdi di dalam negeri?" tanya Ilen kepada mantan bos PLN itu, Kamis (4/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sarankan Anda tidak usah kembali ke sini Anda tetap di sana saja. Karena dirutnya (Pertamina) saja itu gajinya Rp 200 juta. Kita nggak mungkin gaji sampai segitu karena gaji direksi BUMN itu pasti di bawah gaji Gubernur BI," jawabnya.
(ang/ang)










































