Pasar Murah di Sarinah Thamrin, 300 Ayam Dijual dengan Harga Miring

Pasar Murah di Sarinah Thamrin, 300 Ayam Dijual dengan Harga Miring

- detikFinance
Jumat, 05 Jul 2013 12:09 WIB
Pasar Murah di Sarinah Thamrin, 300 Ayam Dijual dengan Harga Miring
Foto: Ramdhania-detikFinance
Jakarta - Menjelang bulan puasa, PT Sarinah (Persero) mengadakan pasar murah di pelataran plasa Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Harga sembako dijual miring selama pasar murah ini.

Pada pasar murah ini, ayam potong dijual seharga Rp 25 ribu per ekor, atau lebih murah dari harga pasaran Rp 30.000 lebih per ekornya. Sayangnya, pasar murah yang diselenggarakan hingga pukul 15.00 sore ini, Asosiasi Gabungan Perusahaan Unggas Indonesia yang menyediakan ayam ini hanya menjual 300 potong.

"Kita jual Rp 25 ribu per ekor. Biasanya harganya sudah Rp 30-40 ribu," ujar Lilik dari PT Sierad Produce di sela pasar murah tersebut, Jumat (5/7/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain ayam, Asosiasi Minyak Makanan Indonesia menyediakan Minyaku yang dijual dengan harga Rp 8.500 per liter. Ada juga gula pasir seharga Rp 10 ribu per kg.

Sementara itu, terdapat paket murah seharga Rp 20 ribu yang berisi mi instan, tepung terigu, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya senilai Rp 40 ribu lebih yang disediakan perusahaan ritel, seperti Carrefour, Giant, dan Superindo.

Paket murah ini hanya diperuntukkan bagi warga sekitar yang telah memiliki kupon. "Jadi kupon ditukarkan dengan Rp 20 ribu untuk dapat paket ini," ujar Asep salah satu panitia acara pasar murah ini.

Direktur Utama Sarinah Mira Amahorseya sebelumnya mengatakan, pihaknya memberikan 1.800 kupon untuk pembelian paket murah seharga Rp 20 ribu. Kupon ini diberikan untuk warga di sekitar Sarinah, seperti Kampung Bali, Kebon Kacang, Kebon Sirih, dan Gondangdia.

"Jadi harga paket ini Rp 40 ribu lebih tapi dijual Rp 20 ribu. Mekanisme pemberian kupon kita serahkan ke lurah sekitar sini karena dia yang tahu mana warga yang berhak," ujarnya.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads