Di Depan Mentan Suswono, Peternak Curhat Soal Harga Ayam

Di Depan Mentan Suswono, Peternak Curhat Soal Harga Ayam

- detikFinance
Jumat, 05 Jul 2013 18:29 WIB
Di Depan Mentan Suswono, Peternak Curhat Soal Harga Ayam
Foto: dok.detikFinance
Bogor - Harga ayam di pasar mencapai Rp 35 ribu/ekor, dari biasanya Rp 27 ribu/ekor. Pemerintah menuding pedagang ambil untung besar. Apa jawaban peternak?

Seorang peternak ayam bernama Agus bercerita kepada Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, peternak ayam rugi besar-besaran pada April-Mei 2013 lalu. Rugi para peternak ini mencapai Rp 7.000-Rp 8.000/ekor.
"Pada April-Mei kami rugi besar, karena harga ayam sempat terjun jauh ke Rp 10 ribu/ekor," kata Agus saat dikunjungi Suswono di peternakan ayam rakyat PPUN (perhimpunan Peternak Unggas Nasional) di Desa Tonjong Kecamatan Tajur Halang, Bogor, Jumat (5/7/2013).

Agus mengatakan, saat ini peternak bisa menikmati kenaikan harga dan mengembalikan kerugian yang telah dialami. Sekarang harga ayam hidup di tingkat peternak Rp 24.400/ekor, dari harga impasnya Rp 17.000/ekor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi yang dikhawatirkan setelah Lebaran, harga ayam seminggu setelah lebaran terjun dan peternak bakal babak belur, bagaimana nanti Pak," kata Agus kepada Suswono. Tapi Suswono belum bisa menjawab apa yang akan dilakukan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Suswono mengatakan soal penyebab kenaikan harga ayam. Menurutnya, kenaikan harga ayam adalah karena harga bibit (DOC) naik dari Rp 4.000/ekor menjadi Rp 6.300/ekor.

"Kemudian akibat kenaikan pakan, yang Rp 6.500/kg di tingkat agen menjadi Rp 7.000/kg di tingkat peternak tradisional, itu pengaruh terhadap harga/ Lalu juga kenaikan tarif transportasi karena harga BBM naik," ujar Suswono.


(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads