Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum Achmad Ghani Ghazali saat ditemui detikFinance, pekan lalu di kantornya.
"Itu tanahnya sudah ada progres sebetulnya untuk di seksi II, baru 3,8%. Itu pun yang 3,8% itu sudah lama, dari dulu itu. Udah lama, saya nggak tahu berapa tahun itu udah lama," kata Ghani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harapkan tahun 2013 ini sudah ada pembayaran (ganti rugi lahan), semua mundur jadi 2015," katanya.
Sementara itu, secara terpisah Corporate Secretary PT Jasa Marga Tbk, David Wijayatno mengatakan, pihaknya akan mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pembebasan lahan. ihaknya belum bisa melakukan pekerjaan fisik apapun jika belum ada pembebasan lahan.
"Jasa Marga hanya kalau tanahnya ini selesai, kita masuk untuk konstruksi. Makanya kita minta ini dipercepat," tuturnya.
Proyek ini menelan investasi sebesar Rp 2,6 triliun, termasuk biaya pembebasan lahan senilai Rp 990 miliar. Tol ini akan tersambung mulai dari Kunciran-Parigi, Parigi-Serpong. Badan Usaha Jalan Tol untuk ruas ini ialah PT Marga Trans Nusantara.
Kemudian sisi timurnya ada tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,4 km investasi Rp 4,5 triliun, Cibitung-Cilincing sepanjang 34,5 km dengan investasi Rp 4,22 triliun. Saat ini yang sudah selesai dibangun dan dioperasikan adalah tol Jagorawi-Cimanggis sepanjang 3,4 Km.
(zul/hen)










































