Hasil Studi: Jembatan Selat Sunda Tahan Gempa 9 Skala Richter dan Tsunami

Hasil Studi: Jembatan Selat Sunda Tahan Gempa 9 Skala Richter dan Tsunami

- detikFinance
Kamis, 11 Jul 2013 11:58 WIB
Hasil Studi: Jembatan Selat Sunda Tahan Gempa 9 Skala Richter dan Tsunami
Gambar 2 Opsi Trase Jembatan Selat Sunda
Jakarta - Pemerintah telah merampungkan studi kelayakan teknis rencana pembangunan mega proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) di Banten-Lampung. Hasil studinya, jembatan yang akan memiliki panjang 29 Km ini bisa tahan gempa hingga 9 skala richter dan tsunami besar.

"Tim khusus telah mengeluarkan studi yang penting untuk dilaporkan. Apakah studi kegempaan, vulkanologi, arus laut. Dari semua studi yang dilaporkan itu semakin meyakinkan kita secara teknis jembatan itu layak dibangun. Bahkan jika terjadi letusan Gunung Anak Krakatau 9 skala richter dan tsunami," ungkap Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai rakor JSS di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Kamis (11/7/2013).

Hatta menambahkan jika jembatan ini terbangun maka akan menjadi ikon bagi Indonesia. Tidak hanya itu, proses pembangunan JSS bakal melibatkan sepenuhnya potensi sumber daya manusia lokal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jembatan itu akan menjadi ikon Indonesia. Di mana tenaga pemikir dan tenaga ahli asal Indonesia sangat dominan dalam pembangunan itu," imbuhnya.

Sampai saat ini, pemerintah masih alot mendiskusikan dan memutuskan pembiayaan Feasibility Study (FS). Saat ini ada dua opsi yang dipikirkan pemerintah dan akan segera diputuskan 1 minggu ke depan.

"Perpres 86 itu, apa yang menjadi konsen dari sektor keuangan yang tentu dapat diakomodir. Apakah FS dikerjakan oleh pemrakarsa plus BUMN. Atau kita gunakan APBN ini kita bahas kita membahas pendalaman dua pilihan ini dan kita putuskan dalam bulan ini. Jadi tidak banyak alternatif kita untuk mengerjakan FS ini. Kita akan putuskan bulan ini dan kita kerjakan," tegas Hatta.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads