Ini Alasan Mari Pangestu 'Sidak' Pasar Tanah Abang

Ini Alasan Mari Pangestu 'Sidak' Pasar Tanah Abang

- detikFinance
Kamis, 11 Jul 2013 14:46 WIB
Ini Alasan Mari Pangestu Sidak Pasar Tanah Abang
Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu mengungkapkan alasan kunjungannya ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat ingin mengetahui sejauh mana perkembangan model-model terbaru produk busana muslim di pasar grosir terbesar di Indonesia tersebut. Hal ini dalam rangka mendorong industri kreatif dan fashion di dalam negeri

"Model yang terbaru jadi kita ingin mendorong fashion harusnya busana muslimah Indonesia unggul," kata Mari saat kunjungan kerja ke pusat penjualan busana muslim di Pasar Regional Tanah Abang dan Thamrin City Mall, Jakarta Pusat, Kamis (11/7/2013).

Berdasarkan catatan Kemenparkraf, pengunjung pusat grosir garmen dan busana di Blok A dan Blok B Pasar Tanah Abang ini mencapai 80 ribu dan 30 ribu setiap harinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara antara lain Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Afrika, Arab Saudi, India, Australia, dan sejumlah negara Eropa. Menurutnya hal ini jadi kesempatan yang baik untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kita bangga banyak inovasi," kata Mari sambil berkeliling.

Menurutnya produk-produk pakaian di Tanah Abang sudah biasa melanglang buana ke pasar-pasar internasional, terutama pasar Afrika dan lain-lain. Sehingga transaksi perdagangan negara pelaku usaha asing sudah hal biasa di pasar ini.

"Langsung kirim paket ke Afrika, Malaysia, Singapura, dan Australia. Afrika ke Nigeria karena penduduknya banyak, karena Afrika berkembang, Nigeria dan Dubai mereka pedagang, seluruh Afrika Barat dan Selatan," katanya,

Mari mengatakan, Indonesia memiliki potensi sebagai salah satu pusat mode dunia khususnya untuk busana muslim karena memiliki sumber daya kreatif dan warisan budaya melimpah.

"Jika Indonesia mampu mengangkat keunikannya, maka sudah dipastikan kelak Indonesia dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan mode di dunia," ujarnya.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads