Dahlan akan meminta sejumlah perusahaan plat merah bekerja sama dengan IPB untuk menanam cabai dengan menggunakan teknologi, jadi tidak hanya sembarang tanam.
"Pertama ini baru wacana, tapi setelah melihat presentasinya ada kemungkinan untuk dilakukan (menanam cabai dengan menggunakan teknologi)," ucap Dahlan saat berdiskusi dengan media di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara ini dilakukan Dahlan karena prihatin melihat tingginya harga cabai rawit di pasar tradisional. Harga cabai rawit menembus angka Rp 100.000/kg ditambah pasokan minim yang disebabkan mundurnya masa panen.
Dahlan berujar nantinya teknologi yang digunakan memungkinkan cabai dipanen setiap hari sehingga pasokan cabai bisa terpenuhi.
"Saya juga belum mungkin kita akan tanam cabai rawit merah yang sekali tanam untuk 2 tahun, yang bisa panen setiap hari. Itu bisa kita lakukan dengan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Koorperasi (GP3K)," kata Dahlan.
(wij/ang)











































