Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto mengungkapkan, dibangunnya jalan layang ini dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan kendaraan di wilayah Semarang Tengah terlebih pada musim mudik.
"Ini untuk menghindari persimpangan sebidang dari arus yang paling kuat, kita angkat (ke atas), yang lainnya masih ada persimpangan," kata Djoko saat melakukan peninjauan ke Flyover Kalibanteng, di Semarang, Selasa (16/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu belum selesai, tahun ini mudik sudah bisa dilalui, sekarang lagi ujicoba," katanya.
Proyek ini dikerjakan dengan anggaran tahun jamak (multiyears) sebesar Rp 105 miliar, sejak tahun 2011-2013.
(zul/dnl)










































