Menurut Ahok, Pemda DKI punya puluhan toko lokasi binaan (Lokbin) di PD Pasar Jaya, yang harganya bisa dikontrol secara langsung dan alur logistiknya dikuasai oleh Pemda DKI. Selama ini pola operasi pasar (OP) oleh pemerintah pusat tak efektif meredam gejolak harga pangan karena hanya sporadis di titik-titik tertentu saja.
Ahok mengakui, mekanisme pasar tak bisa dilawan dengan cara-cara konvensional. Ia mengilustrasikan seorang pedagang selagi bisa menjual barang lebih mahal kenapa harus menjual barang dengan harga lebih murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok menuturkan Pemda DKI beruntung punya 153 pasar PD Pasar Jaya karena dengan adanya itu akan diperbanyak Lokbin di bawah kontrol Pemda DKI. Ia optimistis jika lokbin-lokbin ini bisa dimaksimalkan maka bisa melawan aksi spekulasi para pedagang di pasar.
"Kita nggak mungkin kalah sama pedagang," kata Ahok mencontohkan.
Ia optimistis tahun depan jaringan toko yang bisa dikontrol oleh pemda DKI langsung sudah mulai diterapkan. Sehingga targetnya pada Lebaran 2014 harga-harga bisa mudah dikontrol di level pedagang dengan konsep Lokbin.
"Kalau Anda gila-gilaan saya usir dari toko saya. Karena toko ini punya saya. Jaringan ini mau dipkai. Kami harapkan tahun depan mudah-mudahan Lebaran tahun depan bisa," katanya.
Selain memaksimalkan lokbin-lokbin di PD Pasar Jaya, Pemda DKI juga akan menyiapkan rantai distribusi di tingkat hulu, khususnya di sentra-sentra produksi seperti di Lampung, Karawang dan lain-lain. Pihaknya akan mengerahkan BUMD-BUMD bidang logistik untuk mengamankan suplai barang untuk para lokbin-lokbin di PD Pasar Jaya, meskipun harus merogoh dana dengan persiapan 7-8 bulan ke depan.
"Pak Jokowi kan juara satu untuk menahan inflasi sembako se-Jawa. Waktu menjabat sebagi walikota Solo. Nah itu yang msh mau kita dorong supaya Jakarta ini bisa sedikit bersaing dengan yang ngambil untung itu," tegas Ahok.
(hen/dnl)










































