Berdasarkan data sementara PT Pos Indonesia pada Senin (22/7/2013) yang dikutip detikFinance terlihat 2.163.778 atau 13,93% Balsem belum terserap. Sedangkan sudah 13.367.119 Balsem yang terserap.
Daya serap terendah tercatat di Provinsi Papua dan Papua Barat yang masing-masing baru sebesar 11,46% dan 14,30%. PT Pos telah mengeluarkan dana untuk Balsem hingga mencapai Rp 4 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Ketut Mardjana menjelaskan pengambilan Balsem bisa dilakukan paling lambat pada 2 Desember 2013 diseluruh kantor Pos Indonesia.
Kebijakan ini, menurutnya sangat fleksible karena memberi kesempatan kepada 15,5 juta masyarakat penerima Balsem yang tidak sempat mengambil uang bantuan sesuai jadwal.
(dru/dnl)











































