Menurut catatan detikFinance, sudah 3 kali permintaan maaf Gita sampaikan kepada masyarakat terkait lonjakan harga pangan. Berikut ini ungkapan permintaan maaf Gita Wirjawan yang berhasil dihimpun detikFinance, Senin (22/7/2013).
1. Saat Festival Jakarta Great Sale
|
|
"Kalau memang harga-harga melonjak ke atas kami mohon maaf atas nama Kementerian Perdagangan," kata Gita di sela-sela penutupan Festival Jakarta Great Sale 2013 di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Minggu (14/7/2013).
Gita mengklam pihaknya tak tinggal diam, selama ini kementeriannya sudah melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan harga pangan di masyarakat.
"Kami sudah dan akan melakukan langkah-langkah, yang Insya Allah bisa stabilisasi harga," kata Gita.
2. Saat wakaf Al-Quran di Mesjid Istiqlal
|
|
"Saya juga merasakan kenaikan harga ini sangat signifikan dan saya memohon maaf kepada masyarakat atas kenaikan harga ini. Karena ketersediaan pasokan dalam negeri ini tidak ada, mohon maaf kita harus mendatangkan dari luar (impor)," sahut Gita.
Gita menambahkan telah mengeluarkan kebijakan menambah pasokan impor daging sapi, cabai rawit dan bawang merah. Ia optimistis dalam waktu 1 hingga 2 minggu ke depan akan ada penurunan harga.
"Satu-dua minggu akan kelihatan penurunan harga daging sapi. Kalau daging ayam sudah mulai turun. Bawang merah dan cabai rawit itu akan turun 1-2 minggu," ujarnya.
3. Usai Rakor di Kantor Menko Perekonomian
|
|
"Pokoknya kita lakukan (impor) supaya harga stabil supaya masyarakat nggak komplain. Termasuk harga cabai rawit dan bawang merah. Saya mohon maaf kalau harga cabai rawit dan bawang atau daging itu mahal," ujar Gita usai rakor pangan .
Ditambahkan Gita, pemerintah telah mengambil sikap untuk membuka keran impor atas tiga produk pangan tersebut.
"Cabai kita akan impor 9.700 ton, shipment pertama 1.000-1.500 ton sebelum akhir bulan ini. Kalau bawang merah itu 17.000 ton, ini akan didatangkan sebelum akhir bulan ini, sebelum hari raya. Sekali lagi untuk kemarau basah, banyak panen yang tertunda. Di rapat Menko apa-apa aja yang harus kita antisipasi," imbuh Gita.
Sementara itu, untuk menekan harga daging sapi, pihaknya siap menambah alokasi kuota impor khusus sapi hidup siap potong di tahun 2013. Tahun 2013 pemerintah telah memberikan alokasi impor 80.000 ton setara daging ditambah 3.000 ton daging sapi beku milik Bulog.
Halaman 2 dari 4










































