Beberapa permasalahan yang dibahas antaralain soal waktu bongkar muat (dwelling time) yang lama di Pelabuhan Tanjung Priok, yang selama ini membuat pengusaha dirugikan.
"Saya tadi berbicara selama 2 jam yang mau kita follow up hasil rapat tempo hari di Kemenko (Perekonomian). Yang satu adalah stuck di kunci di tempat yang menjadi tumpuan kita. 70% terkonsentrasi di Tanjung Priok," kata Hidayat usai melakukan pertemuan dengan Sofjan Wanandi, di Kantor Kementerian Perindustrian, Senin (22/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyambut baik ketika dia (Sofjan Wanandi) juga melihat bahwa solusi terobosan antaralain, adalah memproses pelabuhan di KBN, saya menjawab sebaiknya segera kita bedah. Itu paling tidak bisa menjadi alternatif sementara," katanya.
Sementara itu, Sofjan Wanandi menyatakan perlu adanya percepatan infrastruktur pelabuhan, atau pembenahan infrastruktur yang ada. "Bisa juga nanti dipisah antara pelabuhan ekspor, dan pelabuhan impor. Priok tidak mampu lagi memonopoli," katanya.
(zul/hen)











































